Sabtu, 01 Februari 2014

Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab Program Penyehatan Lingkungan



A.      Hygiene dan Sanitasi
1.       Pengawasan Lingkungan Pemukiman
-          Pengawasan keadaan Rumah
-          Inspeksi Jamban
-          Inspeksi Saluran Limbah
-          Pengawasan Tempat Sampah
-          Pengawasan Keadaan Pekarangan
-          Pengawasan Kandang Ternak
-          Pengawasan Binatang Penular Penyakit
2.       Pengawasan Sarana Air Bersih
-          Inspeksi Sanitasi Sarana Air Bersih
-          Pengawasan Akses Air Bersih dan Akses Air Minum
3.       Pengawasan Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan ( TPM )
4.       Pengawasan Sanitasi Tempat Umum ( TTU )
5.       Pengawasan Tempat Usaha Industri
6.       Pengawasan Tempat Pengelolaan Pestisida
7.       Pengawasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara ( TPS )

B.      Pengawasan Kualitas Lingkungan
1.       Pengambilan Sampel Air Bersih
2.       Pengambilan Sampel Air Minum
3.       Pengambilan Sampel Makanan
4.       Pengukuran Kepadatan Lalat
5.       Pengambilan Sampel Tanah
6.       Kaporitisasi

C.      Program Inovative
1.       Klinik Sanitasi
-          Konseling Pasien yang datang ke Puskesmas dengan Penyakit Berbasis Lingkungan
-          Konseling Klien yang dating ke Puskesmas dengan masalah lingkungan
-          Kunjungan Rumah Pasien Berpenyakit Berbasis Lingkungan
-          Tindak Lanjut berupa saran ( penyuluhan perorangan ), kaporitisasi dan pembinaan

2.       STBM
-          Sosialisasi STBM
-          Pemicuan STBM
-          Penyamaan Persepsi
-          Verifikasi STBM
-          Monitoring dan Evaluasi STBM
-          Deklarasi ODF

Selasa, 21 Januari 2014

Ayo…….Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun






5 Fakta tentang Cuci Tangan Pakai Sabun

1.      Mencuci tangan dgn air saja tidak cukup 

2.      Mencuci tangan dengan sabun bisa mencegah penyakit yang menyebabkan kematian jutaan anak-anak setiap tahunnya

3.  Waktu-waktu kritis CTPS yang paling penting adalah setelah ke jamban dan sebelum menyentuh makanan ( mempersiapkan / memasak / menyajikan dan makan )

4.      Perilaku CTPS adalah intervensi kesehatan yang “cost-effective”

5.      Untuk Meningkatkan CTPS memerlukan pendekatan pemasaran sosialyang berfokus pada pelaku CTPS dan Motivasi masing-masing yang menyadarkan untuk mempraktikan perilaku CTPS

Keuntungan Cuci Tangan pakai Sabun

Tangan merupakan pembawa utama kuman penyakit, dan Cuci Tangan Pakai Sabun dapat mencegah Penyakit Berbasis Lingkungan seperti Diare, ISPA, Kecacingan dan Kulit.

Cuci Tangan tidak cukup dengan Air saja, tapi dengan Sabun juga

Penggunaan sabun selain membantu singkatnya waktu cuci tangan, sabun dapat menghilangkan kuman yang tidak tampak, menghilangkan minyak, lemak, kotoran dipermukaan kulit dan meninggalkan bau wangi.

5 Waktu Terpenting Cuci Tangan Pakai Sabun

1.      Setelah ke jamban
2.      Setelah menceboki anak
3.      Sebelum menyiapkan makanan
4.      Sebelum dan sesudah makan
5.      Setelah memegang dan menyentuh hewan

7 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun yang benar

Sebelum melakukan 7 langkah Cuci Tangan Pakai Sabun, basahi dulu tangan di air bersih yang mengalir kemudian ambil sabun
1.      Gosokkan telapak tangan
2.      Gosok Punggung jari
3.      Gosok Sela jari
4.      Gosok Punggung tangan
5.      Ibu jari bergantian
6.      Ujung jari
7.      Pergelangan Tanga
Bilaslah di air bersih mengalir dengan mengulangai ke 7 langkah di atas, kemuadian lap dengan lap yang bersih. Cuci Pakai Sabun hanya dilakukan selama 20 detik.

Nah…..Gampang khan…..…..!!!